KEMISKNAN DI SEKITAR KITA
Kemiskinan merupakan ketidakmampuan
untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan, sandang, papan, kesehatan maupun
pendidikan. Hal ini disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar
atau sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan. Banyak permasalahan yang
ditimbulkan oleh faktor kemiskinan seperti permasalahan sosial bahkan menjurus
pada tindakan kriminal. Sekarang, banyak kasus-kasus tindakan kriminal seperti
perampokan, pencurian bahkan pembunuhan yang dilatar belakangi oleh masalah
perekonomian.
Dampak
pada lingkungan sosial akibat dari kemiskinan ini adalah kurangnya pendidikan
baik di sekolah (formal) karena tidak
mampu membayar uang sekolah maupun pendidikan di rumah (informal) karena keluarga atau orang terdekat terlalu
sibuk untuk memikirkan bagaimana cara mendapat uang untuk makan pada hari ini.
Yang paling menderita akibat dari masalah ini tentu saja anak. Akibatnya, sang
anak tentu saja menjadi kurang pengetahuan maupun perhatian sehingga prilaku
sang anak bisa menjadi negative yang dapat merugikan diri nya sendiri maupun
orang lain. Apabila hal ini terus dibiarkan hal ini akan menjadi siklus yang
akan terus terulang pada kehidupan anaknya pada nantinya.
Salah
satu faktor yang paling sering ikut andil dalam masalah kemiskinan adalah sifat
malas yang timbul dari dalam diri mereka
sendiri. Mereka terlalu malas untuk bisa memanfaatkan segala potensi sumber
daya yang ada juga potensi dari dalam diri mereka. Seperti pengalaman saya
ketika berada di suatu tempat makan A. Ketika itu beberapa pengemis datang
untuk meminta-minta. Seperti biasa kedatangan mereka selalu bergerombolan. Pada
saat itu, saya tidak terlalu memperhatikan. Setelah selesai makan, kakak saya
mendadak punya urusan di tempat makan yang lain, sebut saja tempat makan B.
Ketika kami berada di sana, entah dari mana datangnya tiba-tiba muncul pengemis
yang lain. Ketika saya perhatikan, gerombolan pengemis tersebut sama dengan
gerombolan pengemis yang berada di tempat makan A. Bahkan semua pengemis tersebut sama. Padahal tempat makan A dan
tempat makan B sangat jauh jaraknya. Yang menjadi pertanyaan saya apakah mereka
menjadikan pekerjaan meminta-minta menjadi pekerjaan tetap mereka ? Apakah
mereka juga memiliki agensi untuk menjalankan profesi mereka menjadi pengemis ?
Di
zaman yang perekonomiannya sulit seperti sekarang ini, banyak orang yang memanfaatkan
jalan pintas untuk mencari rezeki dengan mudah tanpa melihat dampak yang dapat
ditimbulkan terhadap orang lain maupun lingkungan. Rasa malas yang tidak mampu
merubah tidak akan mamu membuat kehidupan menjadi semakin baik namun justru
semakin memjerumuskan kehidupan generasi penerus kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar